Pengertian Pasar Monopolistik Dengan Karakteristik Dan Contohnya

05.13

Pengertian Pasar Monopolistik

Pengertian pasar monopolistik adalah suatu pasar yang memiliki lebih dari satu produsen. Jika hanya terdapat dua produsen saja, maka pasar tersebut dinamakan sebagai pasar duopoli, sedangkan jika ada lebih dari dua produsen disebut juga sebagai pasar oligopoli.

Karakteristik Pasar Monopolistik

Dalam pasar monopolistik, sejumlah besar pembeli dan penjual saling memperdagangkan jenis produk yang sama namun dengan merek yang berbeda sehingga setiap penjual dan pembeli memiliki sedikit kemampuan untuk menetapkan harga produknya. Harga tersebut dipengaruhi oleh perbedaan produk (kemasan, merek, dan sebagainya), produsen berlomba-lomba untuk menciptakan produk yang sesuai selera dan kebutuhan pasar sehingga dapat meningkatkan kreatifitas produsen.

pasar monopolistik

Ciri-ciri Pasar Monopolistik

Ciri-ciri pasar monopolistik akan dijelaskan oleh finsgeo sebagai berikut:
  1. Ada banyak penjual, namun tidak sebanyak dalam persaingan sempurna.
  2. Jumlah perusahaan sangat kecil daripada output total.
  3. Barang yang diperjualbelikan terdapat diferensiasi (pembeda produk).
  4. Produsen dapat mengendalikan harga dalam tingkat tertentu.
  5. Ada persaingan yang ketat dalam kualitas produk dan iklan. 
  6. Tingkat kesulitan masuk ke pasar monopolistik jauh lebih sulit daripada pasar persaingan sempurna. 

Kelebihan Pasar Monopolistik

Dilihat dari ciri-ciri pasar monopolistik di atas, pasar persaingan monopolistik memiliki kelebihan, diantaranya yaitu:
  • Penjual tidak sebanyak di pasar persaingan sempurna, bagi produsen hal tersebut menjadi lebih menguntungkan. 
  • Adanya pasar monopolistik dapat memacu kreatifitas produsen karena harga sangat dipengaruhi diferensiasi produk. 
  • Pembeli cendeung setia dan percaya dengan satu produk yang telah dikenalnya sehingga konsumen menjadi loyal untuk membeli produk dengan merek yang sudah dikenal dan sulit berpindah ke merek lain. 

Kekurangan Pasar Monopolistik

Selain memiliki beberapa kelebihan, pasar monopolistik juga memiliki beberapa kelemahan. Berikut beberapa kekurangan pasar monopolistik. 
  • Untuk masuk ke pasar monopolistik membutuhkan biaya yang banyak karena membutuhkan riset dan pengembangan produk yang mendalam.
  • Persaingan sangat berat karena pasar didominasi oleh produk yang sudah dikenal oleh masyarakat. Bagi pemain baru hal itu akan menjadi sulit untuk meyakinkan konsumen agar berpindah ke produk mereka, kecuali kalau mereka dapat membuktikan bahwa produk mereka memang lebih baik dan bisa memenuhi kebutuhan konsumen daripada produk yang sudah ada di pasaran. 

Contoh Pasar Monopolistik

Contoh pasar monopolistik biasanya menjual barang seperti rokok, parfum, kosmetik, sampo, sabun mandi, dan peralatan bayi. Jumlah penjual di pasar monopolistik tidak sebanyak di pasar persaingan sempurna. Namun persaingan di pasar monopolistik tergolong sangat ketat karena biasanya didominasi produk yang sudah mempunyai merek atau brand terkenal. 

Contoh pasar monopolistik yaitu pasar produk peralatan mandi seperti sabun mandi, sampo, pasta gigi, dan sebagainya. Fungsi setiap produk tersebut masih sama untuk keperluan mandi, namun setiap produk tersebut mempunyai ciri khas sesuai produsennya, seperti perbedaan aroma, kemasan, warna, komposisi bahan, dan lainnya.

Contoh pasar monopolistik lainnya yaitu pasar kendaraan bermotor seperti sepeda motor dan mobil. Produk sepeda motor memang cenderung homogen, namun masing-masing motor memiliki ciri khas tersendiri seperti pemakaian bahan bakar irit atau memiliki keunggulan pada mesinnya. Setiap merek memiliki ciri khas sehingga masing-masing merek tersebut memiliki pelanggaan sendiri.

Kesimpulan Pasar Monopolistik

Dalam Pasar persaingan monopolistik, harga bukan menjadi faktor utama dalam meningkatkan penjualan. Namun lebih ke arah kemampuan perusahaan dalam membuat citra baik kepada masyarakat. Hal itu dapat membuat masyarakat membeli produk dari perusahaan meskipun dengan harga mahal. Perusahaan dalam pasar monopolistik harus selalu berinovasi dalam mempromosikan produknya.

Demikian penjelasan tentang pengertian pasar monopolistik dan karakteristiknya. Barang yang dijual dalam pasar monopolistik memiliki ciri khas tertentu dari sebuah produk. Apabila barang tersebut tidak memiliki ciri khas, maka barang tersebut akan sulit untuk bersaing dengan barang lainnya. Oleh karena itu, produsen harus kreatif dalam menciptakan produk dan selalu melakukan inovasi. Selanjutnya Anda bisa mempelajari tentang pasar monopoli. Semoga bermanfaat.