Pengertian Pasar Oligopoli Serta Ciri-ciri Dan Contohnya Lengkap

17.00
Pasar oligopoli adalah pasar yang hanya terdiri dari beberapa penjual yang saling bersaing untuk memperebutkan jumlah pembeli yang banyak. Jumlah penjual dipengaruhi oleh besar biaya investasi awal sehingga dapat mengecilkan niat pesaing baru yang ingin masuk ke pasar oligopoli. Itulah pengertian pasar oligopoli secara singkat. Untuk lebih jelasnya, bisa dilihat pada ulasan selanjutnya.

Pasar Oligopoli

pengertian pasar oligopoli

Dalam karakteristik pasar oligopoli, setiap perusahaan tidak mengetahui reaksi yang akan diambil oleh produsen lain.  Jika salah satu produsen yang ada di pasar mengeluarkan suatu kebijakan karena jumlahnya terbatas dan mereka cenderung memiliki kendali harga pasar.

Pengertian Pasar Oligopoli

Beberapa produsen dalam pasar oligopoli akan bekerja sama dalam menetapkan harga produk di pasaran, Namun di pihak lain, ada kekhawatiran akan terjadi perang harga antar pemain pasar. Hal tersebut dapat menguntungkan konsumen, namun dapat menimbulkan iklim usaha yang kurang sehat. Oleh karena itu, ada dua model dalam pasar oligopoli yaitu model pasar oligopoli bergabung (membentuk kartel) dan tidak bergabung. 

Kartel merupakan gabungan dari beberapa produsen yang menjual outputnya di pasar oligopoli. Tujuan dari kartel yaitu memaksimalkan keuntungan perusahaan anggotanya. Hal itu dilakukan dengan jalan menentukan kebijaksanaan yang berlaku bagi semua perusahaan anggota kartel. Dengan membentuk kartel. Berbagai keijaka dapat diarahkan menyerupai pasar monopoli. Jika dilihat dari segi tujuannya, kartel dibedakan menjadi dua yaitu,
  • Kartel dengan tujuan memaksimalkan keuntungan, 
  • Kartel dengan tujuan membagi pasar. 
Pengertian pasar oligopoli dapat diartikan sebagai salah satu bentuk pasar persaingan tidak sempurna yang hanya terdapat beberapa produsen dengan banyak pembeli di pasar. Contoh pasar oligopoli adalah pasar sepeda motor, pasar mobil, dan pembuatan pesawat terbang. 

pasar oligopoli
Source: id.techinasia.com

Jenis Pasar Oligopoli

Secara umum ada dua jenis pasar oligopoli, berikut akan dijelaskan dua jenis pasar oligopoli tersebut oleh finsgeo
  • Oligopoli murni (pure oligopoly) adalah pasar yang memperjualbelikan barang yang bersifat identic, seperti air mineral, dan semen.
  • Oligopoli terdiferensiasi (differentiated oligopoly) adalah pasar yang memperjualbelikan barang homogen namun dapat dibedakan, seperti sabun, ponsel, laptop, dan sepeda motor. 

Ciri-ciri Pasar Oligopoli

Dari penjelasan tentang pengertian pasar oligopoli tersebut dapat diketahui ciri-ciri pasar oligopoli, diantaranya yaitu:
  1. Hanya ada beberapa perusahaan yang mendominasi pasar. Mereka menguasai pasar sekitar 70 hingga 80 persen. Dalam pasar mobil di Indonesia, Anda mengenal Toyota, Honda, Suzuki, Mitsubishi, dan Daihatsu dari Jepang serta Mercedes Benz dan BMW dari Jerman. 
  2. Terdapat produsen yang menawarkan barang yang serupa (produk tidak terdiferensiasi). Untuk produk jasa sendiri, produsen akan menawarkan jasa yang berbeda, misalnya pemberian fasilitas yang menarik ataupun pelayanan yang lebih ramah. Industri semen atau baja tergolong dalam contoh produk yang tidak terdiferensiasi, namun pasar mobil termasuk dalam pasar dengan produk terdiferensiasi.
  3. Adanya rintangan yang kuat untuk masuk ke dalam pasar oligopoli karena investasinya yang sangat tinggi. 
  4. Persaingan melalui iklan yang sangat kuat. 

Kelebihan Pasar Oligopoli

Dari beberapa pengertian pasar oligopoli dan ciri-ciri pasar oligopoli tersebut dapat diketahui kelebihan dan kekurangan pasar oligopoli, berikut beberapa kelebihan pasar oligopoli, yaitu:
  • Hanya terdapat sedikit penjual karena dibutuhkan investasi yang sangat besar untuk masuk ke dalam pasar oligopoli. 
  • Jumlah penjual yang sedikit membuat penjual dapat mengendalikan harga pasar dalam tingkat tertentu. 
  • Apabila terjadi perang harga, konsumen akan diuntungkan. 

Kekurangan Pasar Oligopoli

Selain memiliki beberapa kelebihan, pasar oligopoli juga memiliki beberapa kekurangan. Berikut kekurangan pasar oligopoli.
  • Adanya rintangan yang kuat untuk masuk ke pasar oligopoli karena investasinya yang sangat tinggi. 
  • Terjadinya perang harga karena penjual yang satu berusaha mengalahkan penjual lainnya. 
  • Produsen dapat membedakan kerja sama (kartel) yang pada akhirnya dapat merugikan konsumen. 

Contoh Pasar Oligopoli

Contoh pasar oligopoli yaitu pabrik sepeda motor dan pabrik semen. Untuk membangun sebuah pabrik mobil, pabrik sepeda motor, dan pabrik semen dibutuhkan biaya investasi yang sangat besar. Seperti yang dijelaskan pada ciri-ciri pasar oligopoli tersebut, tidak semua pengusaha memiliki dana besar untuk bisa membangun sebuah pabrik tersebut. Bagi pengusaha yang memiliki modal tersebut, hal itu akan menguntungkan karena pengusaha tersebut memiliki sedikit pesaing. 

Pertanyaan Tentang Pasar Oligopoli

Ada beberapa pertanyaan tentang pasar oligopoli yang sering muncul, seperti sebutkan 10 contoh pasar oligopoli di Indonesia? Berikut 10 contoh pasar oligopoli di Indonesia yaitu pabrik semen Indonesia, pabrik motor Honda, pabrik sampo clear, pabrik sabun lifebuoy, dan pabrik rokok sampoerna, pabrik semen tiga roda, pabrik semen holcim, pabrik rokok djarum, pabrik motor Kawasaki, dan pabrik mobil Mitsubishi.

Kesimpulan Pasar Oligopoli

Bagi produsen yang hendak masuk ke pasar oligopoli, investasi yang tinggi merupakan sebuah hambatan dan menjadi kekurangan dari pasar oligopoli. Selain itu, perang harga biasanya dilakukan oleh produsen yang baru masuk ke pasar oligopoli. Mereka ingin mengalahkan pemain lama, dan mereka berani menurunkan harga serendah mungkin. Tujuannya yaitu agar mereka bisa menguasai pasar. Hal itu bisa merugikan pemain lama. 

Pasar oligopoli murni terjadi saat barang yang diperjualbelikan bersifat homogen dan sulit dibedakan. Pada ponsel terjadi diferensiasi pada teknologi dan tampilannya, sedangkan pada rokok terjadi diferensiasi pada rasa dan aroma. Pada kendaraan bermotor terjadi diferensiasi dari warna dan tampilannya, sedangkan pada jasa penerbangan terdapat diferensiasi pada paket layanannya.

Jadi persaingan di pasar oligopoli sangat tinggi. Selain itu, untuk masuk ke dalam pasar oligopoli membutuhkan modal yang cukup besar. Demikian penjelasan tentang pengertian pasar oligopoli serta ciri-ciri dan contohnya. Selanjutnya Anda bisa belajar mengenai pasar monopolistik. Semoga bermanfaat.