Peran Bank Sentral Dalam Sistem Pembayaran Di Indonesia

17.03
Peran bank sentral dalam sistem pembayaran di Indonesia akan dibahas dalam ulasan ini. Selain membahas peran bank sentral, finsgeo juga akan mengkaji tentang pengertian bank sentral serta fungsi dan tugasnya.

Bank Sentral

peran bank sentral dalam sistem pembayaran
Source: tirto.id

Jelaskan pengertian bank sentral?

Pengertian bank sentral menurut UU no. 3 tahun 2004 adalah sebuah lembaga negara yang memiliki wewenang untuk mengeluarkan alat pembayaran yang sah dari negara, serta merumuskan dan melaksanakan kebijakan moneter, menjaga dan mengatur kelancaran sistem pembayaran serta mengawasi perbankan dan menjalankan fungsi sebagai lender of the last resort.

Keberadaan bank sentral di Indonesia telah diatur dalam undang-undang nomor 3 tahun 2004. Pengertian bank sentral adalah lembaga keuangan yang dimiliki serta dioperasikan oleh pemerintah. Bank sentral memiliki fungsi sebagai penerbit dan penguasa tunggal uang yang diakui sebagai alat pembayaran yang sah. Selain itu, bank sentral juga memiiki tugas untuk mengendalikan sistem perbankan di suatu negara. Peran bank sentral dalam sistem pembayaran di Indonesia dipegang oleh Bank Indonesia (BI).

Baca juga: pengertian pasar oligopoli

Fungsi Bank Sentral

Fungsi bank sentral yang utama adalah sebagai penerbit dan penguasa tunggal uang, serta mengatur dan mengendalikan sistem perbankan di suatu negara.

Peran Bank Sentral Dalam Sistem Pembayaran

Selain memiliki fungsi utama seperti di atas, bank sentral juga memiliki fungsi lain dan peranan yang penting dalam perekonomian. Berikut beberapa peran bank sentral dalam sistem pembayaran. 

1. Bertindak sebagai bank pada pemerintah

Bank sentral adalah tempat pemerintah untuk menyimpan dan meminjam uang. Uang simpanan pemerintah tersebut berasal dari pajak dan pendapatan lain. Apabila pendapatan pemerintah tidak cukup untuk membiayai investasinya, maka pemerintah dapat menjual obligasi kepada masyarakat, yang biasanya dibeli oleh bank sentral. Jika ternyata masih kurang, maka pemerintah dapat meminjam langsung dari bank sentral dengan cara mencetak uang baru. 

2. Bertindak sebagai bank pada bank umum

Setelah mendapat dana dari masyarakat, bank umum akan menyalurkan kembali sebagian dana tersebut kepada masyarakat serta sisanya akan disimpan di bank sentral. Hal tersebut dilakukan oleh bank umum karena ada kewajiban sebagai cadangan minimum bank dan keuntungan (jika suku bunga bank sentral tinggi). Selain itu, bank sentral juga merupakan tempat meminjam bagi bank umum apabila uang yang ada tidak cukup untuk bertransaksi dalam satu periode. 


3. Regulator pasar uang/ valuta asing

Peran bank sentral dalam sistem pembayaran di Indonesia selanjutnya yaitu sebagai regulator pasar uang. Bank sentral sangat berperan dalam menjaga kestabilan nilai kurs mata uang negara terhadap mata uang negara lainnya (negara yang bebas devisa). Hal itu bertujuan agar kestabilan pembayaran dari perolehan ekspor untuk impor dapat berjalan dengan baik dan menguntungkan. Selain itu, bank sentral juga bertugas mengawasi jumlah uang yang beredar, baik dalam negeri ataupun luar negeri. Tujuannya yaitu agar nilai mata uang asing dapat terkendali serta menghindari inflasi yang tinggi. 

4. Pencetak, pengedar, dan penarik uang

Bank sentral merupakan penguasa tunggal yang diberikan hak otonomi oleh pemerintah untuk menerbitkan uang kartal sebagai alat pembayaran yang sah. Bank sentral berhak mengedarkan uang yang sudah tercetak. Pencetakan uang yang dilakukan oleh bank sentral disebabkan oleh dua hal yaitu menambah jumlah uang yang beredar sesuai dengan volume perekonomian serta mengganti uang yang sudah rusak. 

Dengan demikian, bank sentral menganggap peredaran suatu jenis uang, baik loga maupun kertas sudah kadaluarsa, dalam artian mudah dipalsukan atau tidak efisien serta terlalu lama beredar, maka bank sentral berhak menariknya lagi dari peredaran. 

Tugas Bank Sentral

Dari beberapa fungsi bank sentral tersebut, Anda dapat mengetahui jika bank sentral juga memiliki tugas-tugas tertentu. Berdasarkan UU Ri No. 3 Tahun 2004, berikut tugas bank sentral (Bank Indonesia) dalam perekonomian Indonesia.
  • Menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter.
  • Mengatur dan menjaga kelancaran sistem pembayaran.
  • Mengatur dan mengawasi bank umum.
Baca juga: produk pasar modal

Pertanyaan Tentang Peran Bank Indonesia Dalam Sistem Pembayaran

Ada beberapa pertanyaan tentang peran bank sentral dalam sistem pembayaran. Berikut ini pertanyaan tentang bank sentral akan dijelaskan oleh finsgeo.

1. Bagaimana peranan bank sentral dalam perekonomian Indonesia?

Peranan Bank Indonesia dalam perekonomian yaitu menetapkan dan melaksanakan kebijakan moneter. Bank Indonesia melakukan pengendalian moneter dengan cara melakukan operasi pasar terbuka di pasar uang, penetapan diskonto, penetapan cadangan wajib minimum, dan pengaturan kredit atau pembiayaan. 

2. Bagaimana peran bank sentral dalam sistem pembayaran di Indonesia?

Dalam sistem pembayaran di Indonesia, peran Bank Indonesia selaku bank sentral adalah mengatur serta menjaga kelancaran sistem pembayaran. Untuk melaksanakan peranannya tersebut, Bank Indonesia memiliki beberapa kewenangan yaitu melaksanakan dan memberikan persetujuan atas penyelenggaraan jasa sistem pembayaran, mewajibkan penyelenggara sistem pembayaran untuk menyampaikan laporan kegiatannya dan menetapkan penggunaan alat pembayaran. 

3. Bagaimana peran bank Indonesia dalam stabilitas keuangan?

Peran Bank Indonesia dalam stabilitas keuangan yaitu sebagai pencetak, pengedar, dan penarik uang. Bank Indonesia berhak mengedarkan dan menarik kembali peredaran uang. Selain itu, Bank Indonesia juga memiliki tugas untuk mengatur dan mengawasi bank umum agar tidak terjadi praktik yang merugikan, berada dalam jalur yang ditentukan, dan tidak melanggar sistem perbankan yang telah disepakati. 


Kesimpulan Bank Sentral

Bank Indonesia merupakan bank sentral yang ada di Indonesia. Bank Indonesia memiliki hak tunggal untuk mengeluarkan uang kertas dan logam yang merupakan alat pembayaran yang sah. Selain itu, Bank Indonesia juga bertugas mengedarkan dan menarik kembali peredaran uang. Dengan tugas-tugas tersebut, Bank Indonesia disebut sebagai bank sirkulasi. 

Demikian penjelasan peran bank sentral dalam sistem pembayaran di Indonesia. Selain itu, dijelaskan pula pengertian bank sentral, serta fungsi dan tujuannya. Ada juga beberapa pertanyaan tentang peranan bank Indonesia. Selanjutnya Anda dapat belajar tentang pasar persaingan sempurna. Semoga bermanfaat.