Perbedaan Bank Umum Dan Bank Syariah Serta Contohnya Di Indonesia

17.51
Perbedaan bank umum dan bank syariah serta contohnya di Indonesia akan menjadi pembahasan dalam finsgeo.com kali ini. Anda akan mempelajari mulai dari pengertian bank umum, tujuan dan tugasnya serta pengertian bank syariah dengan tugasnya. Ada pula perbedaan bank umum dan bank syariah serta keuntungan yang didapatkan dari masing-masing jenis bank tersebut.

Perbedaan Bank Umum Dan Bank Syariah

perbedaan bank umum dan bank syariah
Source: apaperbedaan.com

Pengertian Bank Umum

Berdasarkan UU No. 10 tahun 1998, pengertian bank umum adalah kegiatan usaha yang dilakukan bank, baik secara konvensional atau prinsip syariah dalam kegiatannya memberikan jasa lalu lintas pembayaran. Bank umum disebut juga sebagai bank konvesional atau bank komersial. Sumber dana bank umum yang utama adalah dana masyarakat (penabung serta pemakai jasa bank tersebut). Perbedaan bank umum dan bank syariah juga dapat dilihat dari segi pengertiannya. Contoh bank umum atau bank konvensional yaitu BNI, BCA, BRI, Mandiri, Permata Bank, dan sebagainya.

Tujuan Dan Tugas Bank Umum

Tujuan bank umum adalah meningkatkan kegiatan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat. Bank umum menerima simpanan dari masyarakat kemudian menyalurkannya kembali kepada masyarakat. Dengan tugas bank umum tersebut, bank umum memiliki beberapa fungsi berikut, yaitu:

1. Sebagai agen pembangunan

Bank umum memelihara dan mengelola dana masyarakat, kemudian menyalurkannya kembali kepada masyarakat sehingga roda perekonomian semakin dinamis. Penabung diuntungkan karena mendapat bunga, fasilitas, bagi hasil, dan keamanan uang. Debitur diuntungkan karena dapat memperoleh investasi atau modal kerja. Pihak bank juga mendapat untung karena selisih suku bunga dan bagi hasil yang diberikan dan diperoleh dari masyarakat penabung.

2. Pembuat dan pengedar uang giral

Meskipun bank umum tidak diperbolehkan mencetak dan mengedarkan uang kartal, bank umum boleh mengedarkan uang giral. Uang giral memiliki fungsi yang hampir sama dengan uang kartal yaitu sebagai alat pembayaran. Bahkan dalam satu segi lebih praktis dibandingkan dengan uang yang dikeluarkan oleh bank sentral, seperti penciptaan uang elektronik (kartu debit), cek, dan kartu kredit.

Baca juga: tujuan pasar modal

3. Perantara transaksi perdagangan dalam dan luar negeri. 

Dalam perdagangan internasional, kegiatan ekspor dan impor merupakan hal yang sudah tidak asing lagi. Namun kenyataannya proses transaksi tidak semudah transaksi dalam negara sendiri karena setiap negara memiliki mata uang masing-masing.

Pada saat transaksi, pembayaran harus menggunakan mata uang negara pengekspor atau mata uang standar. Oleh karena itu, para eksportir atau importer membutuhkan jasa bank umum sebagai perantara melakukan pembayaran kepada eksportir melalui bank responden di negara pengekspor. Perbedaan bank umum dan bank syariah akan Anda ketahui setelah membaca ulasan bank syariah di bawah ini.

Baca juga: instrumen pasar uang

Pengertian Bank Syariah

Pengertian Bank Syariah adalah bank yang melaksanakan kegiatan usahanya berdasarkan prinsip syariah, sedangkan menurut UU no. 21 tahun 2008 tentang perbankan syariah, pengertian bank umum syariah adalah suatu bank syariah yang kegiatanya memberikan jasa lalu lintas pembayaran. Perbedaan bank konvensional dan bank syariah dapat dilihat juga dari pengertiannya tersebut.

perbedaan bank konvensional dan bank syariah
Source: dream.co.id
Salah satu contoh bank syariah di Indonesia adalah bank syariah mandiri. Bank Syariah Mandiri (BSM) adalah bank milik pemerintah yang pertama melandaskan operasionalnya pada prinsip syariah. Secara structural, bank syariah mandiri sebagai salah satu anak perusahaan di lingkup bank mandiri yang dikonversikan menjadi bank syariah secara penuh. Setelah mengalami perkembangan, beberapa bank umum lainnya juga membuka cabang syariah.

Tujuan Bank Syariah

Bank syariah memiliki tujuan yang berbeda dengan bank umum. Tujuan bank syariah adalah menunjang pelaksanaan pembangunan nasional serta meningkatkan keadilan dan pemerataan kesejahteraan rakyat. Perbedaan bank umum dan bank syariah juga dapat dilihat dari tujuan banknya ini.  Beberapa manfaat bank syariah yang perlu Anda ketahui yaitu terhindar dari riba, berdasarkan syariah islam, keuntungan berdasarkan bagi hasil, dan sebagainya.

Baca juga: ciri-ciri pasar persaingan sempurna

Produk Bank Syariah

Ada beberapa prinsip bank syariah yang menjadi dasar dari produk bank syariah tersebut.
  1. Mudharabah adalah akad kerja sama antara pemilik modal dan pengelola dana yang pembagian keuntungannya sesuai kesepakatan awal berdasarkan bagi hasil.
  2. Musyarakah adalah akad kerja sama dua atau lebih pemilik modal untuk mendirikan usaha bersama serta mengelolannya. Keuntungan dan kerugian ditanggung sesuai kesepakatan dan kontribusi masing-masing.
  3. Wadiah adalah titipan murni dari satu pihak ke pihak yang lain. 
  4. Murabahah adalah akad jual beli yang melibatkan bank dengan nasabah serta sudah disepakati kedua belak pihak tersebut. 
  5. Salam adalah transaksi jual beli barang tertentu antara pembeli dan pihak penjual dengan harga pokok ditambah keuntungan yang disepakati.
  6. Ijarah adalah akad memindahkan hak guna barang atau jasa dengan pembayaran sewa tanpa pemindahan kepemilikan. 
  7. Istishna adalah transaksi yang hampir sama dengan salam, namun penyerahan uangnya bisa dicicil.
  8. Qardh adalah transaksi pinjam meminjam uang yang dilakukan tanpa ada keuntungan.
  9. Hiwalah adalah pengalihan utang dari orang yang satu ke orang lain yang harus menanggungnya.
  10. Wakalah adalah meminjamkan dirinya untuk melakukan sesuatu atas nama pihak lainnya.


Perbandingan Bank Umum Dan Bank Syariah

Persamaan bank konvensional dan bank syariah adalah keduanya sama lembaga keuangan milik pemerintah. Perbedaan perbankan syariah dengan perbankan konvensional berdasarkan prinsip dasar operasionalnya adalah perbankan konvensional menggunakan prinsip dasar bank umum dengan memakai perangkat bunga, sedangkan bank syariah menggunakan prinsip dasar operasional bagi hasil, dan jual beli atau sewa.

Prinsip Operasional Bank Umum

  • Menggunakan perangkat bunga.
  • Hubungan dengan nasabah yakni sebagai kreditur dan debitur.
  • Tidak ada dewan sejenis.

Prinsip Operasional Bank Syariah

  • Berdasarkan prinsip bagi hasil, jual bel atau sewa.
  • Hubungan dalam bentuk kemitraan dengan nasabah.
  • Penghimpunan serta penyaluran dana disesuaikan dengan fatwa dewan pengawas syariah.

Dari prinsip operasionalnya tersebut, dapat diketahui perbedaan bank umum dan bank syariah.

Baca juga: karakteristik pasar monopolistik


Perbedaan Bunga Bank Umum Dan Bagi Hasil Bank Syariah

Ada sejumlah perbedaan antara bunga bank umum serta bagi hasil dari bank syariah. Berikut perbedaan hasil bank konvensional dan banks syariah.

Bunga Bank Umum

  • Penentuan bunga dibuat oleh bank saat perjanjian diadakan tanpa berdasarkan untung dan rugi. 
  • Jumlah persentase bunga berasal dari jumlah uang atau modal yang ada. 
  • Pembayaran bunga tetap beahkan naik seperti pada perjanjian tanpa mengambil pertimbangan.
  • Jumlah pembayaran bunga kepada penabung tidak akan meningkat meskipun keuntungan bank meningkat.

Bagi Hasil Bank Syariah 

  • Penentuan bagi hasil sudah dibuat oleh bank saat perjanjian diadakan berdasarkan keuntungan dan kerugiannya. 
  • Jumlah persentase bagi hasil berdasarkan keuntungan yang telah dicapai. 
  • Bagi hasil tergantung pada hasil proyek, jika mengalami keuntungan atau kerugian maka diterima kedua belah pihak.
  • Jumlah pemberian bagi hasil kepada penabung meningkat sesuai dengan peningkatan keuntungan yang dicapai bank bersangkutan. 


Kesimpulan Perbedaan Bank Umum Dan Bank Syariah

Perbedaan antara bank syariah dan bank konvensional yang paling tepat adalah pada prinsipnya. Bank umum menggunakan prinsip bank konvensional, sedangkan bank syariah menggunakan prinsip syariah islam. Hal yang paling mencolok dari kedua perbedaan tersebut yaitu bunga bank dan bagi hasil. Demikian perbedaan bank umum dan bank syariah. Selanjutnya Anda dapat mempelajari seputar peran bank sentral dalam sistem pembayaran. Semoga bermanfaat.